Login

Lost your password?
Don't have an account? Sign Up
Cara Pengaspalan Jalan Beton

Cara Pengaspalan Jalan Beton

Cara Pengaspalan Jalan Beton merupakan cara melapisi jalan beton dengan di siram aspal. Beton aspal adalah campuran yang terutama terdiri dari agregat mineral, pengikat aspal, dan aditif. Telah banyak di gunakan dalam konstruksi perkerasan jalan. Sebagai bahan perekat, bahan pengikat aspal dapat memiliki pengaruh dan kontribusi yang dominan terhadap kinerja perkerasan aspal.

Namun, karena rentan terhadap suhu, pengikat aspal cenderung menjadi lunak pada suhu tinggi sementara menjadi kaku pada suhu rendah. Masing-masing dapat mengakibatkan kerusakan perkerasan dan keretakan.

Ada ungkapan perbandingan antara cara pengaspalan jalan beton yang di lapisi aspal. Kedua bahan utama yang manjdi patokan keduanya dapat di lihat dalam uraian artikel berikut ini.

Baca Juga: Trik Pengecoran Musim Penghujan

Keuntungan Jalan Beton

Cara Pengaspalan Jalan Beton manfaat terbesar dari konstruksi jalan beton adalah umur panjang. Bertahan rata-rata 20-40 tahun, paving di beton lebih unggul dua hingga empat kali umur aspal.

Anggapan memperbaiki beton mungkin mudah di daur ulang merupakan hal yang meragukan. Dapat di lihat ketika beton jalan ada kerusakan di bagian tertentu. Maka salah satu cara perbaikanya dengan menghancurkan menjadi puing, barulah kerusakan beton dapat di perbaiki dengan berbagai cara.

Kekuatan jalan beton dapat menahan beban dan tekanan lebih baik. Permukaan kokoh jalan ini kurang rentan terhadap kemiringan dan alur. Beton cor berarti berguna untuk konstruksi jalan bebas hambatan atau jalan tol.

Meskipun sangat rentan terhadap siklus cuaca, tetapi beton cor lebih tahan. Apalagi aspal cenderung mengelupas seiring waktu, beton lebih hangat.

Beton cenderung lebih nyaman karena di lihat dari bahan dasar pembuatanya. Memproduksinya atau menciptakan beton lebih sedikit polusi lingkungan. Secara efisiensi kendaraan berjalan dengan bahan bakar yang lebih baik dengan melalui jalan berbeton. Selain itu campuran beton juga di produksi dari batu gamping yang banyak tersedia.

Kekurangan Beton

Meskipun beton bertahan lama, memelihara agar tetap baik adalah tugas yang lebih besar. Lubang atau retakan tidak bisa di tambal begitu saja bila terjadi kerusakan. Dengan memperbaikinya berarti  seluruh pelat harus di ganti.

Jalan berbeton juga tidak selalu menghasilkan perjalanan yang mulus. Untuk menciptakan cengkeraman yang cukup di jalan, tekstur di ratakan ke permukaan. Bisa terjadi lempengan yang mengendap seiring waktu, dapat membuat jalan agak bergelombang dan bersuara berisik.

Jika melihat pada aspek pembiayaan jalan beton lebih tinggi daripada biaya jalan menggunakan aspal. Baik dalam pemasangan awal maupun perbaikannya.

Beton juga tidak “mencengkeram” seperti aspal. Tumpahan, bahan kimia kendaraan, dan polutan lainnya tidak menyerap ke beton maupun aspal. Bahan ini juga lebih rentan tergelincir saat hujan.

Kelebihan Jalan Aspal

Kelebihan jalan Aspal bila di hitung kedalam harga atau pembiayaanya sangat rendah bahkan ketika harga perlahan mulai merangkak naik dari waktu ke waktu. Harga aspal 100% dapat di modifikasi  dengan di lebur atau di cairkan kembali. Sehingga daur ulang aspald bisa di gunakan lagi untuk membuat jalan raya baru.

Aspal baru lebih tenang dari beton. Meskipun menghasilkan jalanan yang mulus, ia juga menawarkan traksi dan ketahanan selip yang lebih baik bagi pengguna kendaraan.

Bila di tinjau pada aspek keselamatan aspal sangat ideal untuk jalan raya pedesaan. Karena kemudahan perawatan dan perbaikannya. Dari sisi pembiayaan pun untuk perbaikan atau penambalan gang kecil jauh lebih murah dan lebih cepat dari pada mengganti seluruh pelat badan jalan. Sekali lagi jalan aspal sangat baik di daerah yang tidak terlalu padat lalu lintasnya seperti jalan pedesaan.

Kekurangan Aspal

Adapun kekurangan proses pencairan aspal menghasilkan gas rumah kaca, yaitu berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Hal Ini terjadi baik bahan aspal dari produksi baru atau bisa juga daur ulang aspal itu sendiri.

Selain aspal sebagai solusi dalam pembiayaan dan lebih cepat untuk proyek jangka pendek. Akan tetapi perbaikannya terkadang sama ekstensifnya dengan beton. Dengan kata lain masa pakai paling lama hanya 10 tahun. Setelah itu aspal harus dilapis ulang atau di perbaiki secara lebih teratur.

Jalan Beton Vs Aspal: Mana yang Lebih Baik?

Cara Pengaspalan Jalan Beton jika mau membadingkan atau beraspal tentu jawabanya tidak sederhana. Mana  yang baik antara jalan beton vs aspal, dengan mempertimbangkan secara spesifik. Bahan proyek Anda terlebih dahulu dan terutama.

Memilih bahan untuk proyek perkerasan jalan Anda tidak dapat di tentukan hanya dari biaya awal saja. Butuh bimbingan? Kunjungi kami di Perrin Construction untuk mendapatkan penawaran sempurna untuk proyek paving Anda, hari ini.